Telolet, Telolet.

13743280_1170170413005067_1442206665_n.jpg

Di tengah riuhnya suhu politik Indonesia, tetiba muncul tagar #telolet pada deretan trending topic Twitter. Tagar #telolet ini bahkan mengalahkan tagar terkait sidang kasus dugaan penistaan agama dan peluncuran uang rupiah tahun emisi 2016.

Ada apa dengan telolet, hingga menjadi viral? Telolet sejatinya adalah suara klakson dari bus antar-kota (daerah jawa) yang di modifikasi. Hasil pencarian saya di halaman Google, awal mulanya telolet ini adalah keisengan anak-anak kecil yang menunggu di pinggir jalan dan meminta sopir bus membunyikan klakson sambil mengacungkan tangan dan dengan rasa gembira anak-anak ini akan merekamnya.

Penelusuran saya, keisengan ini sebenarnya sudah terjadi sekitar 6 tahun yang lalu. Dan mengapa sekarang menjadi viral? ini dikarenakan tagar #telolet sudah mendunia, menjadi cuitan sebagian selebritas mancanegara. Hal paling konyol tentunya ketika Donald Trump mengunggah status serius terkait kemenangannya di Pemilihan Presiden Amerika Serikat, si mas DJ Snake malah komentar begini “Om Telolet OM“.

Virus telolet pun semakin menjadi viral ketika para Dj meremix bunyi klakson menjadi sebuah lagu. Hal ini memicu beberapa Dj mancanegara untuk mengunjungi Indonesia. Ngapain? Ya konser lah, masa main ke terminal. šŸ˜€

Setelah “Om Telolet OM” masuk ranah global, netizen menjadi semakin agresif. Semakin banyak meme dan guyonan beredar, tapi tak sedikit pula hadir kritik disana. seperti cuitan dari @Kikngiang;Ā  “Fenomena Om #telolet Om, mungkin tercipta karena pemerintah gagal menciptakan hiburan buat rakyat, dan tv sudah semakin basi untuk dilihat,”. Diaz, berujar “om telolet om” adalah indikasi terjadinya dekadensi pada muda mudi yang menginginkan suatu hal banal menjadi viral. šŸ˜

Berikut ini beberapa cuitan lainnya yang saya temukan dari Twitter:

Om telolet om sebenarnya adalah pisau sarkasme korban sentralisasi yg dihujamkam tepat ke jantung kaum urban dansa-dansi. – Ramadhan

om telolet om telah menjadi sokoguru peradaban dunia sehingga banyak seleb yang membonceng telolet. ā€“ Indra

Bentar lagi bakal nongol lagu dangdut judulnya “Om, telolet, Om” ā€“ Achmad

Akhirnya cita-cita kemerdekaan bangsa Indonesia untuk turut mewujudkan perdamaian dunia tercapai dengan #OmTeloletOm ā€“ KopiGanja.

itu pengalihan isu Ahok, pengalihan isu duin Yuan, pengalihan isu Allepo. Wkwkwkwkwkwkwkwk :’D ā€“ Kriss

Bah!!

Tak lengkap rasanya jika tak memasukan cuitan dari Om Ndorokakung; “Telolet adalah cara merayakan pulang, mengenang masa kanak-kanak.”. si Om, emang selalu bijaksana. šŸ™‚

Harus diakui fenomena atau tren-tren semacam ini lahir karena media sosial, dengan dukungan perkembangan teknologi, seperti hadirnya gadget yang kian hari semakin canggih dengan pilihan penambahan fitur-fitur menarik hal ini semakin membuat orang semakin kreatif. Termasuk negara kita, hal remeh gini ajah bisa jadi viral, kurang kreatif apa coba masyarakat Indonesia.

“Om, telolet, Om” berawal keisengan anak-anak kecil, dengan dukungan bapak-bapak sopir bus yang butuh hiburan selain nganu-nganu, maka suara klakson “telolet” bisa dikata adalah produk yang dapat mereduksi suhu panas perpolitikan Indonesia, penambal kekecewaan timnas Indonesia yang gagal juara untuk kesekian kalinya, penyegaran dari keruhnya linimasa soal sara dan penistaan agama, dan #telolet telah membuat semua kita tertawa dan bahagia, termasuk saya.

Om, Telolet Om, mengajarkan kita bahwa bahagia itu nyatanya sederhana. Terima kasih #Telolet. :))

 

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s